Islandia Siap Garap Potensi Panas Bumi Sebesar 500 MW

Oktober 23, 2007 at 3:07 pm Tinggalkan komentar

Perusahaan asal Islandia, Reykjavik Energy Invest, siap untuk menggarap potensi panas bumi di Indonesia dengan kapasitas sebesar 500 MW dalam waktu dekat. Wilayah kerja panas bumi itu akan dikembangkan lagi.

Menteri Industri dan Energi Islandia Ossom Skarphedinsson memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk mengembangkan 1 MW panas bumi mencapai US$ 3-4 juta. Hal yang sama diakui Dirut Pertamina Geothermal Energy Bambang Kustono. “Perhitungan kita juga sama sekitar segitu,” katanya.

Direktur Operasi Pertamina Geothermal Energy, Suryadarma menambahkan, untuk menyiasati harga listrik yang di Indonesia, Reykjavik kemungkinan akan membangun pabrik aluminium di Indonesia. “Jadi pabrik dia itu yang akan beli listrik yang dia hasilkan sendiri. Baru hasil pabrik aluminiumnya diekspor ke Islandia atau negara pasarnya. Dengan begitu dia bisa lebih untung,” katanya.

Dikutip dari sumber: Detikfinance

Berita serupa bisa dibaca di:

Indonesia-Islandia Akan Bangun Pembangkit Listrik Panas Bumi [Tempo Interaktif]

Ini adalah pola investasi yang menarik. Indonesia bisa lebih memainkan peran strategis dengan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam domestik. Selama ini strategi ekspor sumber daya alam energi tidak mampu menciptakan kemandirian bangsa.

Entry filed under: Bahasa Indonesia, Energi, Energy, Panas bumi, Geothermal. Tags: .

Japan eyes stable energy supply with Indonesia pact Pemerintah targetkan tanam 1,6 miliar pohon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Bahasa/Language

     

Posting terbaru/Recent posts


%d blogger menyukai ini: